Rabu, 20 September 2017

Rangkuman Singkat Peran dan Fungsi Sosiologi

Fungsi dan Peran Sosiologi

https://www.shutterstock.com/image-illustration/large-diverse-group-people-seen-above-443899843?irgwc=1&utm_medium=Affiliate&utm_campaign=Hans%20Braxmeier%20und%20Simon%20Steinberger%20GbR&utm_source=44814&utm_term=



A.           Hakikat Manusia Sebagai  Makhluk
Individual dan Sosial

1.            Kata “individu” mempunyai makna yang berbeda dengan individualisme dan individualis.
Individualisme adalah paham yang mementingkan hak perseorangan di samping kepentingan masyarakat atau negara. Individualis adalah sikap yang mementingkan diri sendiri.
Kata “individu” dalam konsep manusia sebagai makhluk individu berasal dari kata Latin  “quod est in se indivisum, ab aliis vero divisum”. Artinya, tidak terbagi-bagi dalam dirinya sendiri, tetapi terpisah

2.            Menurut Aristoteles, manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Dia tidak akan memperoleh keutamaan dan menjadi baik jika dia tidak mempunyai teman dan terasing dari masyarakatnya. Menurutnya, manusia harus hidup dalam masyarakat.

3.            Gejala  sosial adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di antara dan oleh manusia, baik secara individu maupun secara kelompok. Suatu peristiwa atau proses disebut gejala sosial karena perilaku oleh individu yang terlibat di dalamnya  saling terkait.

4.            Gejala sosial antara lain mencakup gejala ekonomi, gejala 
politik, gejala budaya dan gejala moral.

5.            Gejala sosial berbeda dengan gejala alam. Gejala-gejala alam adalah peristiwa-peristiwa yang berlangsung di alam dan bukan karena perbuatan manusia secara langsung. Misalnya, gempa bumi, meletusnya gunung berapi, dan banjir.

6.            Ada berbagai karakteristik gejala sosial. Di antaranya adalah sebagai berikut.
a)            Gejala sosial sangat kompleks.
b)           Gejala sosial beranekaragam.
c)            Gejala sosial tidak bersifat universal.
d)           Gejala sosial bersifat dinamis.
e)            Gejala sosial tidak mudah dimengerti.
f)              Gejala sosial kurang objektif.
g)            Gejala sosial bersifat kualitatif.
h)           Gejala sosial sulit diprediksi.

7.            Jenis-jenis gejala sosial, menurut Pitirim A. Sorokin, di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Gejala sosial religius.
b. Gejala sosial ekonomi.
c. Gejala sosial politik.
d. Gejala sosial hukum.
8. Menurut Norman Blaikie, ada tiga tingkatan gejala sosial yaitu sebagai berikut.
a. Gejala sosial mikro terjadi pada individu-individu dalam kehidupan sosial sehari-hari.
b. Gejala sosial meso terjadi pada organisasi, masyarakat, massa dan gerakan sosial.
c. Gejala sosial makro terjadi dalam entitas sosial yang lebih besar, seperti lembaga-lembaga multinasional.

B.           Fungsi dan Peran Sosiologi dalam Mengkaji Gejala Sosial di Masyarakat

1.            Istilah ‘sosiologi’ pertama sekali digunakan oleh Auguste Comte (1798-1857). Comte menyatakan bahwa sosiologi adalah ilmu tentang gejala sosial yang tunduk pada hukum alam dan tidak berubah-ubah.

2.            Pitirim A. Sorokin menyatakan bahwa sosiologi mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam  gejala-gejala sosial. Misalnya, antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, serta masyarakat dan politik.

3.            Istilah sosiologi berasal dari bahasa Latin dan Yunani. Asal katanya adalah socius dan logos. Socius (bahasa Latin) berarti kawan tetapi dalam arti luas masyarakat. Sementara itu, logos (bahasa Yunani) berarti kata atau berbicara. Dengan demikian, ilmu sosiologi berarti ilmu yang mempelajari tentang masyarakat.

4.            Tokoh pertama yang meletakkan sosiologi sebagai sebuah ilmu adalah Emile Durkheim.

5.            Metodologi sosiologi, menurut Durkheim, menggunakan konsep bebas nilai (value free).
Menurut konsep ini, seorang sosiolog dalam melakukan penelitian terhadap masyarakat perlu melakukan batasan antara objek yang diteliti dan peneliti. Dengan demikian, hasil penelitian yang diperoleh dapat bersifat objektif.

6.            Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan adalah sebagai berikut.
1. Sosiologi bersifat empiris. Sosiologi tidak spekulatif dan hanya menggunakan akal sehat.
2. Sosiologi bersifat teoretis. Sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi.
3. Sosiologi bersifat kumulatif. Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperhalus teori-teori lama.
4. Sosiologi bersifat nonetis. Sosiologi tidak mencari baik buruk suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis. Itulah sebabnya para sosiolog tidak bertugas untuk mengomentari dan menilai baik buruknya tingkah laku sosial suatu masyarakat.

7. Dalam mempelajari masyarakat sebagai objek kajian, sosiologi memfokuskan studinya pada hal-hal berikut.
• hubungan timbal balik antara manusia satu dan manusia lainnya;
• hubungan antara individu dan kelompok;
• hubungan antara kelompok yang satu dan kelompok lainnya; dan
• proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut dalam masyarakat.

8. Kegunaan Sosiologi bagi masyarakat adalah sebagai berikut.
1. Pembangunan. Sosiologi berfungsi untuk memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan.
2. Penelitian. Dengan penelitian, akan diperoleh suatu rencana penyelesaian masalah sosial yang baik. Dari data yang dihasilkan dari penelitian sosiologis, para pengambil keputusan dapat menyusun rencana penyelesaian suatu masalah sosial seperti cara untuk mencegah kenakalan remaja dan mengatasi masalah pengangguran.

9. Peran Sosiolog di masyarakat adalah sebagai berikut.
1.            Sosiolog sebagai ahli riset
2.            Sosiolog sebagai konsultan kebijakan
3.            Sosiolog sebagai praktisi
            4.      Sosiolog sebagai guru atau pendidik





:)  :)  :)



Selasa, 29 Agustus 2017

Rangkuman Singkat Ekonomi " Masalah Ekonomi dalam Sistem Ekonomi" Kelas X

Source: https://pixabay.com/en/euro-seem-money-finance-piggy-bank-870757/

Masalah Pokok ekonomi dalam 3 hal, yaitu produksi,distribusi, dan konsumsi.

Masalah produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda yang dibutuhkan orang banyak.


Distribusi, masalah adalah bagaimana menyalurkan barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen.


Distibusi dibedakan menjadi 2 cara, yaitu :

1. Distribusi langsung, dimana barang produksi langsung disalurkan ke konsumen.

2. Distribusi tidak langsung dimana penyalurannya melalui perantara, seperti, agen, grosir, importit, komisioner,makelar, pedagang eceran,dll.

B. Sistem Ekonomi Sebagai Solusi 
Source: https://pixabay.com/en/bulb-light-idea-electricity-40701/
Hal yang paling penting dan harus diperhatikan dalam pemecahan masalah ekonomi, yaitu apa,bagaimana, dan untuk siapa.

Apa


Source : https://pixabay.com/id/apa-kapan-yang-mana-mengapa-2475156/




Menjelaskan tentang "Apa yang harus diproduksi ?"  Keputusan memilih barang yang diproduksi harus memperhatikan ekosistem yang ada.

Bagimana

Source: https://pixabay.com/id/pertanyaan-siapa-bagaimana-apa-2415070/


Menjelaskan "Bagaimana cara mengolah barang?"  berkaitan dengan bagaimana cara dan teknologi yang efektif dan efisien dalam produksi.

Untuk Siapa

hal ini menyangkut pasar atau konsumen. Artinya ' siapa yang akan memakai barang hasil produksi ?"

Jadi intinya tentang target pasar dan wilayah pemasaran.                                                                                                                            

Inti dari masalah ekonomi sendiri adalah banyaknya kebutuhan manusia tapi sedikit alat untuk memenuhinya

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Ciri-ciri:

1. Teknologi sederhana
2. SDM yang utama
3. Belum ada pembagian kerja
4. Tanah sebagai sumber kemakmuran
5. Teguh terhadap adat istiadat


intinya masih kuno.

Kelebihan
Kekurangan
        Hubungan antar individu erat
Kualitas barang rendah
        Kondisi ekonomi Stabil
Nilai barang tidak pasti dalam barter
        Gotong royong
Produktivitas rendah



2. Sistem Ekonomi Komando/Terpusat

Sistem ekonomi yang dikendalikan sepenuhnya oleh pemerintah. Dicetuskan oleh Karl Max.



Kelebihan
Kekurangan
         Kemudahan bagi pemerintah untuk mengendalikan masalah ekonomi.
Kurangnya kreativitas dan inovasi masyarakat.
         Produksi dan pasar di bawah kendali pemerintah.
Monopoli kegiatan ekonomi pemerintah merugikan masyarakat.
         Distribusi merata.
Rendahnya partisipasi masyarakat dalam mengungkapkan ide.
        Pengendalian ekonomi oleh pemerintah akan lebih mudah.



3. Sistem ekonomi Pasar/Liberal

Sistem ekonomi pasar yang biasa disebut sistem ekonomi Liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan masing masing individu.

Setiap individu bebas memperoleh keuntungan tanpa campur tangan pemerintah


Sistem ekonomi ini berdasarkan ajaran ekonomi klasik Adam Smith
Kelebihan
Kekurangan
Kebebasan atas hak milik individu.
Distribusi pendapatan tidak merata.
Mendorong inovasi dan kreasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi.
Monopoli pihak swasta dalam perekonomian yang dapat menimbulkan eksploitasi.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Gejolak ekonomi akibat tidak ada campuran tangan pemerintah.
Tindakan ekonomi diarahkan pada efisiensi dan efektifitas.




4. Sistem Ekonomi Campuran

Dalam sistem ekonomi campuran,  pemerintah dan swasta bekerja sama dan berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

contoh negara : Jerman

Perbedaan berbagai Sistem Ekonomi


Masalah Ekonomi
Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem Ekonomi Komando
Sistem Ekonomi Pasar
Sistem Ekonomi Campuran
Bagaimana
Diproduksi sendiri
Diproduksi pemerintah
Diproduksi swasta
Diproduksi pemerintah dan swasta
Untuk Siapa
Untuk sendiri
Untuk rakyat
Untuk pasar
Untuk rakyat dan pasar
Tujuan
Memenuhi kebutuhan pribadi
Memakmurkan rakyat
Mencari keuntungan besar bagi pemilik modal
Mencari keuntungan untuk kemakmuran rakyat



5. Sistem Ekonomi Syariah

Sistem Ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan nilai-nilai Islam


6. Sistem Ekonomi Indonesia

Sistem ekonomi di setiap negara berbeda karena pengaruh dari ideologi bangsa itu sendiri.

Indonesia pun menganut Sistem Ekonomi yang sesuai dengan ideologinya yaitu Sistem Ekonomi Pancasila,

Tujuan dari sistem ekonomi pancasila adalah memajukan dan memberdayakan pelaku ekonomi menjadi seimbang yang juga diimbangi semangat stabilitas dan pemerataan



Jadi kuncinya adalah stabilitas dan pemerataan.


Dalam hal ini peran swasta tidak dibatasi oleh pemerintah.


Sistem Ekonomi pancasila diatur dalam pasal 33 UUD NKRI Tahun 1945. 


Kelemahan dari Sistem Ekonomi Pancasila yaitu, etatisme,liberalisme, dan monopoli.

Kelebihannya adalah :

1. Perekonomian disusun sebagai usaha berdasarkan asas kekeluargaan

2. Cabang-cabang produksi yang penting dikuasai negara.

3. Sumber kekayaan negara digunakan untuk memakmurkan rakyat




Lanjut ke Part 2

Rangkuman Singkat Masalah Ekonomi Part 2 " Biaya Peluang"

Biaya Peluang
Source : https://pixabay.com/id/mata-uang-euro-uang-bisnis-163476/

Biaya peluang adalah biaya yang kita abaikan karena kita memilih tawaran lain.

Biaya peluang dalam kegiatan ekonomi disebut biaya implisit

Contoh

Makmur memilih berhenti bekerja dari sebuah perusahaan dengan gaji 1.000.000/bulan ditambah tunjangan senilai 100.00/bulan. Makmur memilih membuka usaha sendiri dengan modal 5.000.000

Perusahaan Makmur menghasilkan hasil penjualan sebanyak 7.500.000


Kesimpulan 

Usaha makmur untung 2.500.000 ( 7.500.00-5.000.000) 2.500.000 juga disebut sebagai laba akutansi

Total biaya usaha/modal makmur yaitu 5.000.000 merupakan nilai eksplisit.

Jadi nilai eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan untuk suatu kebutuhan.

Sedangkan biaya implisit Makmur adalah 1.000.000 + 100.000 = 1.100.000

Secara ekonomi usaha Makmur memperoleh untung 2.500.000-1.100.000= 400.000 hal ini disebut laba ekonomi
( laba usaha-biaya eksplisit)




TAMBAHAN PENTING : 


sOURCE: https://pixabay.com/id/seru-masalah-permintaan-respon-507768/
Sistem ekonomi pasar merupakan gabungan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis, yaitu sistem ekonomi komando dan pasar/liberal,


Indonesia menganut sistem ekonomi demokrasi saat orde baru


Perbedaan ekonomi klasik dan modern.

Masalah ekonomi klasik meliputi produksi distribusi dan konsumsi

Sedangkan ekonomi modern yaitu what,how,for whom







Selasa, 30 Mei 2017

Cara Belajar dan Menghafal dalam 15 menit

Source: www.Pixabay.com
Dijaman sekarang ini banyak pelajar yang sulit menghafal dan belajar karena malas. Sebagian dari mereka lebih memilih bermain gadget, yoi ngak bro?? Malas dikarenakan mereka tidak suka mata pelajarannya dan materinya banyak sehingga harus banyak menghafal dan membaca.

Sebenarnya kalian itu tidaklah malas dan bodoh, tapi salah dalam strategi belajar.


Pasti paling malas menghafal pelajaran IPS (terutama sejarah), PKN, IPA(biologi),dll karena harus membaca buku dan menghafal tulisan yang mungkin bagi kalian tidak penting.

Menurut admin itu manusiawi bro, ane juga begitu.

Mungkin ada temen kalian yang pintar dan belajar 1-2 jam atau bahkan lebih dan sampai larut malam untuk mendapat nilai maksimal. Menurut admin mereka kurang efektif bro, karena tidak membaca artikel ini.


Kalian juga bisa dapet nilai maksimal dengan waktu yang lebih efektif, kalau bisa lebih cepatkan lebih baik. Sisa waktu bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.


Jadi intinya Belajar tidak perlu waktu lama.

Cara yang admin berikan ini bisa dilakukan dengan tiduran, main hp, mandi, makan, nonton tv, main komputer bahkan mungkin main game. Gimana bro?

Admin yakin kalian malas belajar karena hal diatas, supaya tidak males, mending digabung aja biar bisa belajar nge-game sekaligus belajar pelajaran. E

mang bisa?? Simak bro caranya

1. Membuat Rangkuman Suara
Source: www.Pixabay.com

Sebagian besar orang, bukan hanya pelajar tidak suka membaca tulisan yang terlalu banyak, apalagi tidak ada gambarnya.


Hal ini yang membuat pelajar malas bahkan dengan membaca berulang-ulang malah bikin pusing dan akibatnya belajar bisa sampai 3 jam, yoi ngak bro?

Cara ini cukup efektif, hanya saja kelemahannya membutuhkan hp/ alat yang bisa merekam suara, tapi admin yakin hampir semuanya punya hp.


Kenapa cara ini admin bilang efektif? Karena semakin sering kita mendengar pasti cepat hafal.


Faktanya beberapa dari kalian pasti hafal lagu Mars Perind*, Lagu iklan Bukalapa*, dan hafal lagu kesukaan kalian. Selain karena iklan/lagunya bagus, tapi juga karena sering kita dengar.

Caranya mudah, gini :
Ini contoh rekaman adik admin 

  1. Hal pertama kalian harus buat poin-poin penting/ rangkuman/ide pokok suatu pelajaran. Kenapa? Supaya belajarnya lebih ringkas, jadi intinya belajar itu bukan menghafal menurut admin, tapi mengerti pokok-pokok bahasan.
  2. Setelah itu baru kalian merekam suara kalian dengan membaca pokok-pokok yang kalian buat, biasanya banyak dari pelajar males membaca, makannya dengan merekam inti pelajaran kalian bisa belajar sambil tiduran. Bahkan, sambil chattingan sama doi juga bisa. yoi ngk bro ??
  3. Lakukan hal ini sampai 15 menit( Efektif tanpa melakukan apapun). Hal ini bisa dilakukan sekitar 15 menit tanpa melakukan apapun. Tapi kalau kalian masih males dan ingin sambil chattingan, mending dengerin rangkuman itu setiap hari minimal 2 kali, lama kelamaan pasti hafal.
2. Menempel Rangkuman di Tempat Yang Paling Sering di Tempati









Biasanya malas belajar dikarenakan malas membuka buku dan mengambil buku. Oleh karena itu daripada membuka buku yang tidak ada rangkumannya dan harus mengambil di rak terlebih dahulu, mending buat rangkuman trus ditempel di dekat tempat tidur/dekat tv atau mungkin ruang makan. Jadi bisa belajar sambil tiduran/nonton tv/dan makan. Tapi perhatikan jaraknya ya bro, soalnya kalau jaraknya terlalu dekat bisa merusak mata.

Rangkuman Singkat Badminton/Bulutangkis

Source : Pixabay.com
Badminton adalah olahraga raket yang dimainkan Tunggal (1 vs 1 ) atau Ganda ( 2 vs 2 )

Inti permainannya adalah memukul kok supaya melewati net dan jatuh di daerah lawan


A. Sejarah 

Di Inggris permainan ini dikenal dengan nama Battledores atau Shuttlecocks, inti permainannya mempertahankan kok supaya tidak jatuh. Tapi waktu itu tanpa net

Permainan ini dibawa oleh penduduk Inggris ke sekitar Asia yaitu India, Tiongkok, dan Thailand

Di Tiongkok permainan ini dikenal dengan nama Jianzi.

Permainan Badminton yang kompetitif diciptakan oleh Tentara Inggris di India dengan nama Poona, kata Poona diambil dari nama kota di India yaitu Pune

Permainan badminton yang diciptakan lebih kompetitif karena ditambah Net 

Tentara Inggris membawa Poona kembali ke Inggris dan diresmikan sebagai permainan oleh Isaac Spratt, dengan nama "Badminton Battledores" dan mulai dimainkan di dalam ruangan ( Gedung Badminton).


B. Partai Dalam Badminton 

Ada 5 partai dalam badminton :

1. Tunggal Putra 

2. Tunggal Putri

3. Ganda Putra

4. Ganda Putri

5. Ganda Campuran

C. Induk Organisasi

Saat pertama kali induk organisasi internasional bernama IBF ( International Badminton Federation ) tahun 1934  

Dulu anggota IBF hanya 9 negara :   KanadaDenmarkInggrisPerancisIrlandiaBelandaSelandia BaruSkotlandia, dan Wales

Pada tahun 2006 IBF berubah menjadi BWF ( Badminton World Federation ) yang beranggotakan 165 asosiasi 

Kantor Pusatnya ada di Kuala Lumpur, Malaysia

Induk Organisasi Indonesia

Induk organisasi di Indonesia bernama PBSI ( Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia )

dibentuk pada tahun 5 Mei 1951 di Bandung 

D. Tehnik Dasar 

Cara memegang raket


  • Pegangan Forehand ( Dasar )
Cara memegang raket seperti akan bersalaman, 

Bisa dilakukan dengan meletakkan raket lalu mengambilnya


  • Pegangan Backhand 
Pegangan seperti pegangan forehand tapi diputar 1/4 ke kanan
  • Pegangan pukul Kasur ( Amerika)
Pegangan dimana Ibu jari dan telunjuk jari menempel pada permukaan yang lebar 


Pukulan Service

  1. Pukulan servis pendek
  2. Pukulan servis panjang
  3. Pukulan servis mendatar
  4. Pukulan servis cambuk

Pukulan Lob : Pukulan yang bertujuan mengarahkan kok lebih tinggi ke belakang garis lawan

dibagi menjadi 2

1. Overhead Lob : pukulan lob yang dilakukan diatas kepala

2. Underhand Lob : pukulan lob yang dilakukan saat posisi bola dibawah

Sistem Pindah Bola

1. Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.

2. Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.

3. Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum 
pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.

4. Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama"

Reli Poin 

1. Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.

2. Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.

3. Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.